Pengenalan IP Private dan IP Publik

0
366

Pada penggunaan komputer, jaringan menjadi hal penting dimana kita dapat terhubung antara satu dengan komputer lainnya dan pada dasarnya internet yang dapat diakses saat ini merupakan sebuah pengembangan dari jaringan komputer.

Saat ini saya akan membahas mengenai IP (Internet Protocol) Address. Seperti pada kalimat pembuka diatas IP Address merupakan standarisasi alamat pengenal perangkat di jaringan yang menggunakan protokol internet standar guna berinteraksi/berhubungan antara satu komputer dengan komputer lainnya. IP Address berdasarkan penggolongannya dibagi menjadi dua jenis yakni:

IP Private (IP Lokal)

IP Lokal hanya digunakan pada jaringan intranet atau yang sering disebut Local Area Network (LAN). LAN disebut IP Private karena IP ini hanya dapat diakses secara internal dan tidak dapat diakses memalui jaringan internet secara langsung. Pengunaan IP Private biasanya kita jumpai pada perangkat wifi dirumah, komputer di perkantoran, sekolah, layanan publik dan lain sebagainya.

Contoh pada IP Address Private sesuai dengan RFC 1918 (Khusus IPv4) yakni:

  1. Class A
    24-bit Block : 10.0.0.0 – 10.255.255.255
  2. Class B
    20-bit Block : 172.16.0.0 – 172.31.255.255
  3. Class C
    16-bit Block : 192.168.0.0 – 192.168.255.255

IP Publik


Berbeda dengan IP Private, IP publik merupakan IP yang digunakan jaringan internet global dimana standarisasi IP Address ini sudah diatur dan terdaftar secara resmi.

IP Publik biasanya digunakan oleh perangan yang biasanya bertindak sebagai Server ataupun Router, antara lain :

  1. Web & Database Server
  2. Mail Server
  3. DNS Server
  4. Server untuk game

Perbedaan IP Statis dan IP Dinamis

  1. IP Dinamis
    IP yang didapatkan pada komputer pada umumnya diatur secara DHCP pada router atau server dimana perangkat komputer mendapatkan ip yang telah dialokasikan secara otomatis oleh DHCP Server. Pada DHCP Server IP yang didapatkan pada perangkat tersebut akan secara otomatis akan mengalami pergantian IP disaat perangkat dihidupkan kembali.
  2. IP Statis
    IP yang didapatkan oleh perangkat pengguna dikonfigurasi secara manual dengan IP yang sudah dialokasikan oleh router sehingga pada saat perangkat dimatikan tidak akan merubah alamat ip yang sudah terpasang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here